Kau batu!
Sulit untuk kupecah
Berkeping hingga kumarah
Keras tak ada lunak
Itulah kau!
Batupun mengikis terendam air
Kau bahkan tak mengenal air
Airnya jatuh!
Setetes tepat di kepalamu
Kau bertanya itu apa
Itu adalah kelembutan
Satu titik dekat hatimu
Sekali jadi batu
Hargai aku
Ini dunia
Bukan mimpimu
Setiap keputusan
Ada yang terluka dan lega
Maka pedulikan hati yang terluka itu
Kau bukan batu
Aku takkan marah
Tenang saja, aku akan menghargaimu
Kau memperbaiki luka itu
Dengan air yang mengalir
Penuh pada hatimu
Sebagai orang kita jangan terlalu keras kepala.
Pikirkan perasaan orang yang kecewa dengan keputusanmu yang tanpa pertimbangan
hanya karena kau ingin menonjol. Kau masih mempunyai hati yang lembut untuk
menentukan keputusanmu. Maka kau juga akan dihargai orang jika kau menghargai
mereka. Seperti kodrat alam. Apa yang kau beri pada mereka. Itu juga yang akan
mereka beri padamu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar